Demi Cantik: Dari Kejut-Kejut Listrik Sampai Jepret Karet

Perawatan kecantikan di klinik eksklusif seharian bernilai jutaan rupiah, dan dibayarin? Perempuan mana yang nggak mau!

Itu juga yang ada di pikiran saya waktu pertama kali dihubungi oleh tim @WeYapID kurang lebih sebulan yang lalu. Katanya, saya akan ditraktir perawatan Facial, Slimming, dan Laser di klinik Medikpro Gunawarman. Alasannya, karena saya termasuk salah satu dari 5 orang Celebrity Yapper sepanjang tahun 2014 lalu. Senangnya bukan main!

Celebrity Yapper adalah sebutan yang diberikan @WeyapID untuk orang yang aktif menggunakan, mengakses, dan menulis review di www.weyap.com. Jadi, Weyap punya sistem pengumpulan poin yang memungkinkan setiap penggunanya untuk “menapaki jenjang status sosial” (duh, bahasa gue!) di dalam komunitas Weyap. Semakin banyak menulis review, meng-upload foto, membuat kategori, mem-follow sesama user, dsb, akan semakin besar pula kesempatan seseorang untuk mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Makin banyak poin, makin tinggilah “status sosial” user tersebut di dalam Weyap. Dan makin banyak poin, makin besar kesempatan untuk mendapatkan treatment-treatment spesial dari Weyap.

Treatment spesial ini bukan cuma perihal hadiah macam voucher belanja, pulsa, atau gadget seperti yang biasanya diberikan oleh brand/kontes lain untuk pesertanya. Di Weyap, reward yang diberikan untuk user biasanya lebih ke experience yang banyak sekali added value-nya, and they’re all surprisingly delightful. Misalnya, diundang ke event/launching tempat-tempat seru terbaru di Jabotabek, atau diajak jalan-jalan bareng Yapper lain, atau ya seperti yang baru saya rasakan ini; ditraktir perawatan kecantikan seharian di klinik bagus.

Di Weyap, saya juga jadi ketemu dan kenalan banyak teman-teman baru sesama Yapper. Dan karena Weyap lumayan sering bikin meet-up sesama Yapper, saya dan teman-teman baru ini nggak cuma temenan di Weyap, tapi juga jadi saling follow di Twitter dan sering ngobrol. Gara-gara Weyap saya jadi kenal sama @rockadocta, @geretkoper, @thisisayutami, @bebsAya dll.

Oh iya, balik ke soal MedikPro. Jadi, MedikPro adalah klinik kecantikan yang terletak di Jln Gunawarman no. 65, Kebayoran Baru. Klinik yang terletak satu lantai di atas Le Gourmand Cafe ini menawarkan beragam perawatan kecantikan yang mampu menunjang penampilan pria dan wanita. Mulai dari basic treatment seperti Facial dan Hair Removal hingga Laser, tersedia lengkap di MedikPro.

Hari Minggu, 18 Januari 2015 kemarin, saya mencoba perawatan di MedikPro untuk pertama kalinya berkat Weyap. Secara lokasi, semua pasti setuju kalau daerah Kebayoran Baru emang sarangnya klinik kecantikan yang oke oke. Strategis, mudah dijangkau, dan lingkungan sekitarnya mendukung banget buat nongkrong-nongkrong kece. MedikPro juga demikian. Bukan cuma letaknya di area strategis, tapi MedikPro ini terletak persis di atas Le Gourmand Cafe yang terkenal dengan kopi dan es krim nya.

Pertama nyampe di MedikPro, yang langsung kepikiran adalah bahwa tempat ini oke banget buat perempuan-perempuan yang datang bersama pasangannya. Nggak perlu pusing deh, pas lagi perawatan, pasangan kita bisa nunggu sambil makan atau ngopi dan WiFi-an di bawah.

Klinik MedikPro tidak terlalu luas, hanya ada 4 ruangan di dalam klinik, yakni ruang perawatan biasa (Facial, Slimming), ruang laser, ruang couple treatment, dan ruang untuk Botox, Filler, dll. Ternyata, waktu ngobrol dengan pemiliknya, klinik MedikPro memang disengaja berukuran lebih kecil agar lebih homy dan privacy tamu tetap terjaga. Jadi kalau ke MedikPro dan terlihat sepi, jangan heran. MedikPro mengatur appointment setiap tamunya sedemikian rupa agar tidak ada antrian. Pokoknya kalau treatment di MedikPro, tamu akan merasa seperti diberi pelayanan pribadi.

Waktu itu saya mencoba perawatan Facial, Slimming, dan Laser di MedikPro. Seluruh perawatan menghabiskan waktu sekitar 4 jam. Puas banget! Secara pelayanan, dari skala 1 – 10, saya kasih MedikPro nilai 9. Seluruh terapis ramah, mudah senyum, asik diajak bercanda, dan yang paling penting, mereka sangat komunikatif dan paham product knowledge. Karena saya baru pertama kali mencoba 2 dari 3 perawatan di MedikPro kemarin, saya cenderung lebih cerewet dan banyak tanya, dan terapis menjawab seluruh pertanyaan dengan baik dan sangat membantu.

FACIAL: Krim massage yang dipakai terapisnya wangi banget dan menyenangkan. Pijatnya enak dan bener-bener bikin rileks sampai saya nyaris ketiduran. Metode dan teknik sih standar ya, sama aja kok sama Facial di klinik kecantikan lainnya.

SLIMMING: Nah yang ini saya baru pertama kali coba. Di MedikPro, sebelum Slimming Treatment, pelanggan akan diukur dulu mulai lingkar perut, lingkar pinggang, lingkar pinggul, sampai berat badan. Setelah itu, kita akan disuruh naik ke tempat tidur dengan hanya menggunakan kemben di bagian dada saja. Secara garis besar, ada 3 tahap dalam Slimming Treatment di MedikPro. Yang pertama: Pijat. Perut akan dipijat oleh terapis dengan bantuan krim selama kurang lebih 15 menit. Menurut terapis, tujuannya adalah untuk melancarkan peredaran darah. Yang kedua: Penghancuran Lemak. Di tahap ini, terapis akan menggunakan alat yang mirip senter dengan sinar merah yang akan digosok-gosokkan ke seluruh perut dan pinggul. Nggak berasa apa-apa, tapi waktu alatnya menyentuh kulit, telinga pasien akan berdengung. Proses ini berlangsung selama 15 menit. Yang ketiga: Pengencangan. Di tahap ini terapis akan menggunakan alat lain yang berbentuk seperti lempengan logam bundar yang bisa menghantarkan aliran listrik ke tubuh kita. Waktu alat menyentuh area perut, nggak ada rasa kesetrum sama sekali, melainkan rasa agak panas yang cenderung nyaman sekali. Di tahap ini saya nyaris tertidur. Setelah semua tahap selesai, perut akan dibersihkan lalu diolesi lotion pelembab, lalu kita akan diukur kembali. 45 menit menjalankan terapi, lingkar perut dan pinggul saya berkurang 2cm, dan berat badan berkurang 700gr. Terus terang saya agak bingung, sih, dari mana jalannya berat badan bisa berkurang. Tapi mungkin lemak-lemak yang sudah dihancurkan tadi keluar dari tubuh dalam bentuk keringat yang langsung menguap karena panas alat? Kurang tau juga. Tapi so far menurut saya oke, kok. J

LASER: Salah satu terapi lain yang baru pertama kali saya coba. Berbeda dengan terapi lainnya, laser hanya bisa dikerjakan oleh dokter klinik. Ruang laser juga dibedakan khusus, lengkap dengan meja dokter untuk konsultasi. Gimana rasanya? Gini deh, selama ini saya pikir Chemical Peeling adalah puncak rasa sakit perawatan wajah, tapi saya salah. Laser jauh lebih sakit dari treatment apapun yang pernah saya rasakan. Rasanya seperti di-jepret karet gelang tepat di wajah… tapi oleh 100 orang bersamaan. Hahaha. Menurut dokter, laser berguna untuk membuat kulit wajah lebih glowing karena sel akan di-regenerasi. Kata dokter juga, karena kulit saya masih muda dan bagus (YAAAAY!) jadi perawatan laser tidak perlu dilakukan rutin, kalaupun ingin laser, pilih yang untuk rejuvenate kulit aja, bukan untuk yang anti-aging. Dokternya asik banget, ramah ngajak ngobrol dan bisa ditanya-tanya. Bahkan, saya sampai konsultasi colongan sama dokternya soal terapi Filler wajah. Hihihi. Walau sakit, terapi laser berjalan cukup cepat kok, mungkin sekitar 5 menit. Ya nggak kebayang juga sih kalau sakit begitu sampe 30 menit. But well, beauty is pain, they said. Terapi Laser ini juga jadi perawatan yang paling mahal dibanding ketiga terapi lainnya, harganya nyaris 4 juta rupiah untuk 1x perawatan. Setelah terapi, saya diberi krim oleh dokter. Katanya setelah 3-5 hari wajah akan terlihat lebih glowing dan kulit lebih kenyal.

In summary, saya puas sama pelayanan di MedikPro. Semua alat juga dijaga kebersihan dan dijamin higienis. Kalau punya rejeki, mungkin saya akan ke MedikPro lagi sih, terutama kalau treatment laser ini hasilnya signifikan.

Thank you for the treat, Weyap! :3

 

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *