South Korea. Lebih dari Sekedar K-Drama.

Kecintaanku pada Korea bisa dibilang terjadi tanpa diduga. Dulu, waktu masih remaja, aku bisa dibilang cenderung suka Jepang dibandingkan Korea. Dulu malah nggak kepikiran sama sekali bisa jadi Koreaboo (orang yang suka banget dengan hal-hal yang berbau Korea).

Mulai dari musik J-Pop, Manga, Anime, makanan, dan sebagainya. Dulu malah sama sekali nggak tertarik dengan K-Drama dan semua pop culture Korea.

Tapi beberapa tahun belakangan ini, mungkin karena exposure Korean Wave / Hallyu yang juga membabi buta, akhirnya aku penasaran. Aku melihat di mana-mana orang terkena demam Korean Wave. K-Drama makin banyak diputar di TV nasional, makanan Korea makin mudah didapat, dan beauty product dari Korea mulai menampakkan diri di sana sini. Sampe dulu ada temen kuliah yang cinta mati dengan K-Pop dan bela-belain nabung lama demi nonton konser Suju (yang tidak murah).

Iya, semua berawal dari penasaran. Ada apa sih dengan Korea? Kenapa sih orang-orang ini pada heboh banget serba Koreaan?

Akhirnya dimulailah pencarianku. Langkah pertama adalah berburu DVD K-Drama. Beberapa K-Drama pertama yang bikin aku jatuh cinta dengan Korea di antaranya: Coffee Prince dan Full House. Walau ketinggalan dan baru nonton setelah filmnya selesai bertahun-tahun yang lalu, dua K-Drama ini sukses bikin aku penasaran tentang Korea. Bukan cuma modern culture-nya, tapi juga makanan sampai children folk song-nya.

Masih inget adegan Han Ji-Eun (Song Hye-Kyo) yang kalap makan Bibimbap yang dia bikin sendiri di rumah? Waktu itu mikirnya “Ini makanan apa sih kok semua dicampur kaya makanan guguk?”

Atau adegan waktu Han Ji-Eun nyanyi lagu Gom Se Mari (Three Bears) yang annoyingly cute?

Setiap kali habis nonton K-Drama dan ada adegan yang cuma bisa dipahami orang Korea, aku langsung cari tau lebih banyak. Bibimbap itu apa sih? Jajangmyun ini apa sih? Gom Se Mari ini lagu apa sih?

Lama kelamaan jadi makin banyak tau, dan makin tertarik dengan Korea. Dan aku mulai menyadari satu hal, Korea memasarkan dirinya dengan sangat pintar. Coba deh perhatiin, di tiap K-Drama pasti ada adegan tokohnya makan makanan Korea. Mulai dari Gimbap, Bibimbap, Ramyun, Tteokbokki, Omuk, dsb. Lama-lama, di alam bawah sadar kita tertanam rasa tertarik dan penasaran. Akhirnya? Kita cari tau tentang makanan Korea, lalu coba beli. Dan dengan demikian, kita nggak sadar sudah mengonsumsi produk Korea. Pintar kan? Aku suka banget cara mereka memasarkan dirinya. 🙂

Tempat wisata juga gitu. Coba perhatiin tempat syuting K-Drama. Dari Nami Island, Jeju Island, Busan, dsb.

Lalu nggak cuma soal modern culture aja, beauty trend Korea juga mewabah di mana-mana, and for all the good reason. Produk kecantikan Korea menunjukkan kredibilitasnya dengan kualitas yang tinggi dan kemasan yang menarik.

Inilah hal yang bikin aku jatuh cinta. Cara mereka memasarkan dirinya dengan apik, dan kebanggaan mereka terhadap culture-nya (baik tradisional maupun modern), ini yang bikin Korean Wave mewabah di mana-mana.

Keinginan untuk berkunjung ke Korea akhirnya makin bulat setelah secara nggak sengaja ketemu K-Drama yang berjudul “Let’s Eat”. Let’s Eat ini adalah K-Drama bertema makanan dan romance. Yup, bertema makanan! Jadi cerita romansa yang dibumbui banyak sekali adegan makanan. 90% dari makanan yang mereka makan di drama ini adalah Korean Food, dan nggak cuma dimakan, tapi juga ada cerita di balik tiap makanan.

What better way to introduce the food from your country other than to smuggle it in a lovely drama? Pinter banget! <3

I hope someday we can do something like this in Indonesia. Kita punya banyak banget makanan daerah dan tempat wisata yang bisa “dijual”.

Anyways..

Akhirnya November 2015 kemarin beli tiket ke Seoul untuk perjalanan Mei 2016. Detail perjalanannya akan segera aku share di post berikutnya, ya 🙂

1 Comment

  1. 3 February 2017 at 8:43 am

    Ngeliat fotonya, aku langsung tersedot eh terpental ke zaman dahulu kala saat masih SMA. Seneng banget tiap hari nungguin drama korea ini. Termasuklah serial-serial setelahnya. Paling akhir si Jang Geum hahaha. Kalo sekarang, serialnya udah gak ngikutin lagi >.<

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *