CARA MENGURUS VISA JEPANG

24-29 Mei 2017 kemarin aku akhirnya kesampaian traveling ke Jepang.

Buatku Jepang membangkitkan memori masa kecil yang banyak dihiasi oleh komik-komik Doraemon, Detective Conan, serta kartun semacam P Man, Chibi Maruko Chan, atau Ninja Hattori.

Sejujurnya, Jepang bukan merupakan top 5 dream destination-ku jadi nggak pernah beneran sampe niat banget dan menunggu-nunggu trip ke Jepang. Tapi, biar gimanapun, Jepang tetap punya daya tariknya tersendiri di mataku. It’s quirky, weird, colorful, amazing, crazy but zen at the same time.

Bulan Januari kemarin, pas lagi iseng buka AirAsia, kebetulan lagi ada promo tiket Jepang 4juta nett PP. Ditambah pilihan bagasi PP 20kilo, hot seat, dan 2x makan, totalnya hanya 5juta nett aja. Lumayan banget! Akhirnya khilaf tak dapat dihindari.

 

 

japan2

 

Aku kemudian mengurus Visa di awal April. Karena belum punya ePassport, jadi aku harus mengurus visa turis regular (pemilik ePassport bisa mengunjungi Jepang tanpa Visa dengan maksimal kunjungan 15 hari) ke kedutaan Jepang di Indonesia.

Mengurus Visa Jepang ternyata mudah kok. Ini syarat-syarat dokumen yang harus dilengkapi:

– Paspor, lama dan baru, asli
– Form permohonan Visa Jepang. Download dan print dari sini –> http://www.id.emb-japan.go.jp/application2.pdf
– Fotokopi KTP
– Bukti pemesanan tiket pesawat PP. Ini penting karena mereka takut kita terlalu nyaman dan cari kerja di sana.
– Bukti pemesanan penginapan selama di Jepang. Kalau masih galau, aku selalu booking penginapan di booking.com yang bisa dibatalkan hingga beberapa hari sebelum tanggal keberangkatan
– Japan Trip Itinerary, sesuai format yang ditentukan kedutaan Jepang. Download di sini –> http://www.id.emb-japan.go.jp/visa_7.html
– Kartu Keluarga, fotokopi dan asli
– Akte Lahir, fotokopi dan asli
– Surat keterangan bekerja (kerja kantoran, bukan kerja bakti. Minta dari HRD kantor tempat kita bekerja)
– Surat referensi kantor (lihat keterangan di atas)
– Slip gaji 3 bulan terakhir
– Rekening koran 3 bulan terakhir
– Surat referensi dari bank, dalam bahasa Inggris, ditujukan ke Kedutaan Jepang. Cantumkan saldo tabungan terakhir.
Biaya pembuatan Visa Jepang sekitar Rp.370.000
Setelah semua dokumen terkumpul, datanglah ke kedutaan Jepang di Indonesia. Ada beberapa lokasi di Jakarta, Medan, Makassar, Bali, dan Surabaya. Lengkapnya bisa lihat di sini –> http://www.id.emb-japan.go.jp/conind.html

Jam Kerja Bagian Visa

Hari Senin – Jumat (kecuali pada hari libur nasional dan libur Kedutaan)
Pengajuan Permohonan Visa : pk. 08:30 – 12:00
Pengambilan Paspor : pk. 13:30 – 15:00

 

Aku sarankan datang pagi, kalau bisa sebelum 8:30, untuk menghindari antrian yang bisa kaya ular naga panjangnya bukan kepalang~

 

Setelah menyerahkan dokumen, staff kedutaan akan memberitahu kapan kita bisa datang kembali untuk menerima putusan mengenai aplikasi Visa (prosesnya cepat, biasanya 3-5 hari kerja aja kok).

 

Visa-ku sendiri selesai dalam 3 hari kerja. Cepat, lancar, tanpa hambatan. Mudah banget deh pokonya.

Selamat mengurus Visa dan semoga lancar ya!

2 Comments

  1. Ranti
    Reply
    8 July 2017 at 12:08 pm

    Kebetulan saya lg rencana mau ke Jepang. Kira2 berapa min saldo di rek bank ya mbak?
    Ribet gak minta surat referensi dari bank?
    Thanks in advance mbak ?

    • twelvifebrina
      Reply
      10 July 2017 at 1:18 pm

      Sebenernya nggak ada standar berapa banyak tabungannya, tapi biar aman pake rumus gini aja.

      Jumlah tabungan mengendap selama 3 bulan berturut-turut = jumlah hari trip di jepang X Rp.1,500,000

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *